Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Krisis Tahu Tempe

Harga Kedelai Meroket, Petani Lamongan Tersenyum

Abdul Wakhid , Jurnalis-Rabu, 25 Juli 2012 |12:19 WIB
Harga Kedelai Meroket, Petani Lamongan Tersenyum
Ilustrasi (Foto: Wordpress)
A
A
A

LAMONGAN - Naiknya harga kedelai yang mencapai Rp8 ribu per kilogram (kg) membuat petani kedelai di Lamongan tersenyum karena penghasilan mereka terkerek.

Di Lamongan, harga kedelai yang mencapai Rp8 ribu per kg disambut gembira petani karena harga ini adalah harga tertinggi sejak lima tahun lalu yang hanya berkisar antara Rp4 ribu-Rp6 ribu per kg.

Jika rata-rata petani mampu menghasilkan kedelai sebanyak 1,5 ton per hektare (ha), dengan harga Rp8 ribu per kg, maka petani bisa menghasilkan uang Rp12 juta.

"Menanam kedelai ini lebih menguntungkan jika dibanding dengan tanaman padi maupun tanaman palawija lainnya," ujar salah satu petani kedelai Sudarsono, Rabu (25/7/2012).
 
Untung besar dari menanam kedelai ini bisa menjadi menutup kekurangan petani saat menanam padi yang lebih banyak merugi.

"Menanam kedelai tidak membutuhkan banyak tenaga dan biaya namun bisa menghasilkan keuntungan tinggi. Ini berbeda dengan menanam padi yang membutuhkan banyak biaya dan tenaga tetapi petani justru tidak bisa menikmati keuntungannya," tandasnya. (gna)

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement