Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Redenominasi Bakal Perkecil Nominal Transaksi di BEI

Rizkie Fauzian , Jurnalis-Jum'at, 02 November 2012 |14:36 WIB
Redenominasi Bakal Perkecil Nominal Transaksi di BEI
Ilustrasi. (Foto: Tangguh Putra/okezone)
A
A
A

JAKARTA - Rencana redenominasi mata uang rupiah yang akan dituangkan dalam rancangan Undang-undang (RUU) yang diajukan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dinilai akan menaikkan jumlah transaksi perdagangan yang sifatnya internet seperti yang dialami Bursa Efek Indonesia (BEI).

Direktur Utama BEI Ito Warsito mengatakan, rencana redenominasi rupiah tersebut akan memperkecil nominal transaksi yang terjadi. Hal tersebut karena ada digit yang hilang, namun memberi peluang menaikkan jumlah transaksinya.

"Misalnya, ada transaksi perdagangan sebanyak 120 ribu per hari dengan nilai nominal sebesar Rp4 trilliun sebelum redenominasi. Maka dengan adanya redenominasi akan menjadi lebih kecil jika dibandingkan dengan yang terdahulu," jelasnya di Jakarta, Jumat (2/11/2012).

Ito menambahkan, secara sistem IT, memang bursa menjadi lebih efisien. Namun dirinya mengingatkan adanya kebiasaan baru bagi beberapa sektor seperti proses perbankan.

"Rencana redenominasi tersebut memerlukan persiapan sosialisasi, terutama pada sektor perbankan, seperti masalah pembayaran, teller, bank dan supermarket," pungkas Ito.

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement