JAKARTA - Salah satu konglomerat di Indonesia Chairul Tanjung (CT) enggan mengomentari aksi demonstrasi Serikat Pekerja Carrefour Indonesia (SPCI) yang terjadi di rumahnya pada 4 November kemarin sore.
Saat dikonfirmasi mengenai hal ini, pria yang dijuluki Si Anak Singkong tersebut lebih memilih bungkam dan hanya mengeluarkan sepatah dua patah kata.
"Nanti saja ya. Enggak...enggak," ujar CT singkat, saat dikonfirmasi wartawan mengenai aksi demo karyawannya, usai menjadi pembicara di Gedung BKPM, Jakarta, Senin (5/11/2012).
Seperti diberitakan sebelumnya, SPCI kemarin menggeruduk kediaman Chairul Tanjung. Mereka menuntut perjanjian kerjasama peraturan kerja di antara serikat pekerja Carrefour dengan perusahaan.
"Benar kami datangi rumah Pak Chairul Tanjung di jalan Teuku Umar. Kami sampai di sana sekira pukul 17.00 Wib. Karena dia (Chairul Tanjung) merupakan komisaris, jadi kami langsung datangi rumahnya," ungkap Ketua Umum SPCI Imam Setiawan kepada Okezone.
Disambanginya rumah pemilik Para Group tersebut oleh karyawannya sebanyak 800 orang karena menuntut perjanjian kerja bersama (PKB) antara serikat pekerja dengan perusahaan. Bahkan para serikat pekerja ini sudah melakukan mogok kerja sejak 18 Oktober sampai hari ini.
Namun sayangnya, saat karyawan mencoba untuk berkomunikasi secara langsung ke kediaman Chairul Tanjung, mereka tidak bisa bertemu dengan pria yang dijuluki Si Anak Singkong tersebut. Mereka pun hanya sebatas ditemui oleh sang ajudan.
"Kami tidak sempat bertemu dengan beliau. Hanya ajudannya saja yang keluar dan mengatakan bila Pak Chairul dan keluarga sedang ke Singapura," ujar Imam.
Pihaknya menambahkan, mereka akan terus melakukan aksi tersebut hingga tuntutan PKB serikat pekerja dipenuhi. Karena menurutnya, sejak 18 Oktober sampai hari ini tuntutan mereka tidak pernah didengar.
"Kami akan mogok kerja, dan selama tuntutan belum dipenuhi kami akan terus berjuang. Tadi kami serikat pekerja di Jabotabek (Cempaka Putih), besok Bandung, lalu Carrefour Yogyakarta. Nanti juga akan di Surabaya, Palembang, dan Semarang," pungkas Imam.
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.