Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Semarak Imlek, Pedagang Pernak-pernik Raup Untung

Rezkiana Nisaputra , Jurnalis-Sabtu, 26 Januari 2013 |15:40 WIB
 Semarak Imlek, Pedagang Pernak-pernik Raup Untung
Pernik Imlek (Foto: Rezkiana)
A
A
A

JAKARTA - Aura Imlek semakin terasa kental di kawasan Pasar Pagi dan Asemka, Jakarta Utara. Pedagang di sana kebanjiran untung karena penjualannya naik lima kali lipat. 

Pantauan Okezone, kawasan pertokoan di Pasar Pagi dan Asemka terlihat dihiasi lampion merah dan aksesoris-aksesoris khas Imlek lainnya. Pernak-pernik Imlek tampak terpajang hingga ke depan trotoar. Aksesoris yang dijual oleh toko mereka seperti lampion, boneka, serta aneka tempelan dan pernak-pernik yang berhubungan dengan Imlek berupa gantungan dan lainnya.

Salah satu pedagang Imlek di Pasar Asemka Daniel mengatakan, jika hari biasa omset penjualan tokonya hanya Rp1 juta hingga Rp3 juta per hari. Namun, mendekati tahun baru Imlek, ini omset penjualannya naik hingga mencapai Rp10 juta - Rp15 juta sehari.

"Namun kalau dibandingkan tahun lalu, omset penjualan di toko saya bisa meningkat tujuh kali lipat. Tahun lalu mendekati pergantian tahun baru Imlek saya sudah super sibuk, tapi kalau tahun ini saya masih bisa santai-santai melayani pembeli," ujar Daniel di kawasan Pasar Pagi Jakarta Pusat kepada Okezone, Sabtu (26/12013).

Daniel menambahkan, semenjak tahun baru Imlek 2010, omset penjualan setiap tahun selalu mengalami penurunan. Hal itu pula yang membuatnya mengurangi barang dagangannya agar tidak rugi dan menumpuk.

Penurunan omset juga dialami Yana yang berjualan pernik Imlek di pasar Asemka Kota Jakarta Barat. Bahkan, Yana mengaku sempat berpikir akan menukar usahanya. Di tahun ini, tokonya hanya bisa mendapatkan omset sekira Rp8 juta-Rp11 juta  per hari turun dari tahun sebelumnya Rp15 juta.

"Tahun ini tidak seperti tahun 2009-2012, tiap tahun toko saya mengalami penurunan dari Rp1 juta-3 juta per harinya, mungkin gara-gara banjir makanya pembeli tahun ini jauh lebih sedikit dibandingkan tahun lalu," komentar Yana.

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement