JAKARTA - Laju pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali berada pada area merah atau downreversal di atas area overbought. Sentimen-sentimen negatif di kondisi global menghantui pelemahan indeks.
"Tetap waspada bila sinyal downreversal mulai ada yang berpotensi membawa IHSG menuju area supportnya," ungkap analis dari Trust Securities Reza Priyambada dalam riset hariannya di Jakarta, Jumat (23/2/2013).
Bursa saham Asia melemah setelah beredar kabar banyaknya pembatasan pada industri properti yang akan melemahkan permintaan serta pinjaman perbankan dan bahan-bahan bangunan merosot.
Di sisi lain, hasil pertemuan FOMC The Fed yang akan membatasi stimulus dan kemungkinan akan semakin ketatnya kebijakan moneter China turut berimbas negatif.
"Dengan kondisi tersebut, maka perdagangan untuk hari ini IHSG masih overbought. Namun kemungkinan menguat masih ada dengan diperkirakan pada level support 4.613-4.622 dan resistance 4.662-4.670," jelasnya.
Sebelumnya, sepanjang perdagangan kemarin, IHSG menyentuh level 4.656,13 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan menyentuh level 4.617,57 (level terendahnya) di pertengahan sesi 2. IHSG akhirnya berhasil bertengger di level 4.632,40.
Volume perdagangan dan nilai total transaksi menurun. Investor asing mencatatkan nett buy dengan kenaikan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell.
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.