ASSALAMUALAIKUM. Perkenalkan saya Hendra dan saya bekerja pada salah satu perusahaan bakery dengan penghasilan Rp3,1 juta per bulan, dan saya ditugaskan keluar kota tepatnya di Bali, Denpasar dari bulan Juni 2013 sampai Juni 2014.
Dikarenakan saya dimutasi, maka gaji saya pun menjadi Rp4,5 juta dan saya pun mulai membuka tabungan rencana di salah satu bank dengan setoran wajib Rp1 juta per November 2013 tempo satu tahun. Biaya makan dan lain-lain di Bali Rp1,5 juta. Biaya kost Rp750 ribu, dan kirim ke adik-adik saya Rp700 ribu, masing-masing Rp350 ribu.
Tepat di bulan Januari 2015 ini saya dan calon istri saya ingin merencanakan sebuah pernikahan untuk kami dalam beberapa bulan setelah kepulangan saya dari tugas di Bali. Yang ingin saya tanyakan:
1. Berapa gambaran biaya yang harus saya siapkan untuk sebuah pernikahan dengan jabaran pendapatan saya yang di atas?
2. Dan calon istri saya menginginkan adanya acara resepsi pernikahan walaupun dia tidak keberatan untuk ditunda selama 1,5 tahun, tempo yang saya minta. Tapi Saya menginginkan sebuah pernikahan yang sederhana alias tanpa adanya resepsi pernikahan?(karena saya ingin menabung untuk beli rumah kecil untuk keluarga kami kelak dan saya ingin menyicil kendaraan roda dua)
3. Kalaupun Memang Harus ada resepsi konsep seperti apa yang harus saya sediakan yang sesuai anggaran dari jawaban atas pertanyaan nomor satu?
4. Mana lebih baik dan menghemat budget jika resepsi diadakan berbarengan dengan akad nikah atau ditunda tempo 1,5 tahun?
Terima Kasih sebelumnya dan mohon di bantu yah.
Hendra Z Sutalaksana
Jawab:
Halo Hendra,
Senang sekali mendengar rencana dan tujuan keuangan yang Hendra sampaikan dan terimakasih sudah berbagi cerita dengan kami.
Dengan pendapatan Hendra saat ini yakni Rp 4,5 juta dan pengeluaran Hendra Rp2,9 juta dan Hendra pun sudah bisa menyisihkan Rp1 juta di tabungan rencana, maka bisa dikatakan kondisi keuangan Hendra sudah dalam keadaan baik tanpa adanya defisit ataupun beban utang konsumtif.
Menyangkut rencana pernikahan yang akan dilangsungkan dalam waktu dekat yang tentunya memerlukan dana, maka sebaiknya Hendra bisa membandingkan antara dana yang tersedia saat ini dengan dana yang kira-kira dibutuhkan. Dan alternatif untuk melangsungkan pernikahan secara sederhana atau menundanya 1,5 tahun lagi.
Untuk mencari tahu berapa biaya yang diperlukan untuk melangsungkan sebuah pernikahan, silahkan Hendra berkonsultasi mendatangi beberapa penyedia jasa wedding organizer, ataupun teman yang baru saja menikah.
Kisaran biaya tentu sangat tergantung dari bagaimana resepsi ingin diselenggarakan dan banyaknya tamu undangan.Sebagai gambaran resepsi pernikahan umumnya bisa menghabiskan dana di atas Rp10 juta. Meskipun tentu saja kesakralan sebuah pernikahan tidak terletak pada berapa biaya yang dihabiskan tetapi pada komitmen antar pasangan untuk saling membahagiakan berjanji setia sehidup semati.
Untuk masalah perbedaan keinginan antara Hendra dan calon istri mengenai ada tidaknya resepsi pernikahan, saya sarankan sebaiknya Hendra membicarakan masalah tersebut kepada calon istri. Bicarakan mengenai kondisi keuangan saat ini dan proyeksi keuangan ke depan berikut pertimbangan Hendra untuk membeli rumah dan kendaraan. Usahakan tercapai suara bulat alias keputusan bersama untuk masalah resepsi, agar tidak terjadi penyesalan dikemudian hari.
Diskusi keuangan antar pasangan ini penting dilakukan agar masing-masing pihak tidak saling tuduh atau malah merasa didzolimi dalam hal keuangan, misalnya tidak adanya transparansi mengenai pendapatan dan pengeluaran.S ebagai referensi untuk masalah keterbukaan finansial dalam keluarga, Hendra bisa membaca buku Make Your Own Plan halaman 31-42
Untuk alternatif melangsungkan akad nikah saja saat ini dan melangsungkan resepsi di tahun depan, menurut saya akanlebih bijaksana kalau Hendra menyelenggarakan pernikahan sesuai dengan dana yang ada saat ini, jika nanti saat Hendra sudah memiliki dana yang cukup untuk mengadakan resepsi silahkan untuk dilaksanakan.
Jika Hendra berniat untuk mengumpulkan dahulu dana pernikahan, maka Hendra bisa menggunakan instrument deposito ataupun tabungan rencana yang sudah Hendra miliki, karena Dana tersebut akan dipakai dalam jangka waktu hanya 1,5 tahun saja.
Pernikahan adalah awal dari dua orang manusia saling mengikatkan janji setia sehidup semati, perjalanan pernikahan selanjutnya masih panjang dan tentunya juga membutuhkan dana dan rencana agar cita-cita menjadi bahagia dapat terlaksana.
Semoga membantu dan salam Funancialisme!
Diana Sandjaja, SE, CFP
Perencana Keuangan
MRE Financial & Bisnis Advisory
Mitra Rencana Edukasi, PT | Jl. Musi no.33 Cideng Gambir Jakarta Pusat 10150|ph 021-3856722|www.mre.co.id|follow us @mreindonesia
Join “Dare to Dream Indonesia”, our free entry program Coaching & Business mentoring. http://www.facebook.com/pages/Dare-to-Dream-Indonesia/11291371265
Anda memiliki pertanyaan seputar masalah keuangan, kami siap beri solusinya. Kirimkan pertanyaan Anda ke [email protected], dan [email protected] dengan subyek "Konsultasi Ekonomi"
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.