"Karena di Jakarta air bersih 53-57 persen, masih ada 43 persen orang yang tidak mendapatkan air bersih," kata Ahok saat acara acara Water, Sanitation and Cities Forum di JCC, Jakarta, Rabu (27/5/2015).
Menurut dia, warga Jakarta memang sangat membutuhkan air bersih. Oleh karena itu, dia meminta seluruh investor untuk menawarkan teknologi terakhir atau teknologi untuk mengatur air yang terbaru, meskipun bukan teknologi yang terbaik.
"Mudah-mudahan kami selalu meminta teknologi terakhir, DKI meminta teknologi terakhir yang dipakai negara maju, Saya kira peluang bisnis, atau peluang yang inovatif paling cocok di Jakarta," tambahnya.
Selain itu, untuk membuat warga Jakarta mendapatkan air bersih secara menyeluruh, Ahok juga akan menugaskan BUMD untuk melakukan bisnis atau inovasi di sektor air dan juga sanitasi. "Kami berharap seminar ini termasuk pameran bisa menawarkan produk teknologi terakhir," tutupnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.