JAKARTA - Faktor fundamental ekonomi menjadi acuan pelaku pasar dalam mengambil keputusan. Dua faktor di antaranya adalah, Rupiah dan BI Rate.
Director of Investment Manulife Asset Management Alvin Pattisahusiwa memproyeksikan, dalam jangka pendek tekanan terhadap pelemahan nilai tukar masih ada meskipun terbatas.
"Secara musiman, kebutuhan dolar Amerika pada Juni-Juli relatif lebih tinggi karena ada kebutuhan untuk repatriasi dividen, belanja modal atau capital expenditure, dan peningkatan permintaan untuk keperluan liburan," papar Alvin, dalam risetnya, di Jakarta, Senin (27/7/2015).
Ditambah lagi, lanjut dia, dengan adanya potensi kenaikan Fed Rate yang makin meningkatkan permintaan dolar Amerika Serikat.