Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rupiah Ambruk Lagi, China dan AS Jadi Biang Kerok

Kurniasih Miftakhul Jannah , Jurnalis-Jum'at, 11 Desember 2015 |17:40 WIB
Rupiah Ambruk Lagi, China dan AS Jadi Biang Kerok
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
A
A
A


BALI - beberapa hari terakhir nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali tertekan. Rupiah yang sempat lama bertahan di level Rp13.000an per USD kembali terjun ke level Rp14.000an per USD.

Bank Indonesia (BI) mengatakan pelemahan nilai tukar rupiah dipengaruhi banyak faktor eksternal. Mulai dari Bank Sentral AS hingga spekulasi devaluasi yuan China.

"Sebagian besar tekanan rupiah dari eksternal, kondisi di China bahwa aktivitasnya menurun dan kemudian spekulasi dengan adanya yuan defaluasi," kata Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo, Jumat (11/12/2015).

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement