JAKARTA - Data Colliers International Indonesia menyebutkan dua nama perusahaan pengembang yang paling 'bersemangat' menggarap proyek hunian vertikal alias apartemen di Jakarta. Adapun kedua perusahaan pengembang tersebut adalah Agung Podomoro Group dan Agung Sedayu Group.
Pada tahun lalu, Agung Podomoro Group menguasai sekitar 52 persen atau sekira 89.284 unit dari total keseluruhan pasokan apartemen di Jakarta yang sebanyak 171.700 unit.
[Baca Juga: Kuartal I, Pasar Apartemen Masih Lesu Imbas Tahun Lalu]
Sedangkan pada tahun ini, Agung Sedayu Grup mengambil alih posisi Agung Podomoro Group dengan rencana proyek dalam pengembangan (future pipeline project) hingga 2018 mendatang mengambil porsi sebanyak 37 persen atau 27.781 unit dari total 75.083 unit.
"Dua grup ini sudah lama dan cukup diterima market. Existing apartemen pemain aktif adalah Agung Podomoro 52 persen," ujar Associate Director Research Colliers International Indonesia, Ferry Salanto ketika berbincang dengan Okezone di kantornya, Jakarta, belum lama ini.
Meski keduanya tengah tersandung masalah kasus suap reklamasi, menurut Ferry, dampaknya tidak akan meluas terhadap industri properti Tanah Air. Akan tetapi, melainkan akan memberikan dampak spesifik atau tertentu saja, yakni proyek reklamasi.
[Baca Juga: Hengkangnya Perusahaan Migas Tekan Pasar Apartemen di Jakarta]