Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jangan Gadaikan Tabungan Rumah Demi Investasi yang Ternyata Bodong

Jangan Gadaikan Tabungan Rumah Demi Investasi yang Ternyata Bodong
Ilustrasi (shutterstock)
A
A
A

JAKARTA – Rumah adalah kebutuhan primer. Harganya pun saat ini tidak ada yang murah. Bagi Anda yang sudah memiliki tabungan rumah, berhati-hatilah agar tetap digunakan untuk tujuan utama. Jangan mudah tergoda menggadaikan tabungan untuk investasi. Sebab, kini tengah marak investasi bodong.

Berdasarkan data Waspada Investasi OJK, dari tahun 2013 – 2014 tercatat ada 2.772 pengaduan dari masyarakat tentang penawaran investasi bodong. Bahkan total kerugian minimal bisa mencapai Rp45 Triliun, baik yang masuk ke dalam kategori investasi bodong ataupun investasi yang mencurigakan.

Perencana Keuangan dari Kaukabus Financial Literacy Center Kaukabus Syarqiyah sangat menyayangkan kejadian ini. Padahal lembaga-lembaga seperti ini tidak semuanya berstatus bodong atau fiktif.

“Tapi faktanya ada oknum-oknum yang membuat lembaga investasi menjadi buruk sehingga menimbulkan trauma bagi masyarakat. Jadikan fenomena ini sebagai pelajaran. Dan biar bagaimanapun proses seleksi itu ada di tangan Anda selaku calon investor,” tutur wanita yang akrab disapa Kikau ini.

Kikau juga menjelaskan, lembaga investasi yang bodong merupakan pihak ketiga yang berusaha melakukan money game yang sama sekali tidak terkait dengan wujud bisnisnya.

Menurut Kikau, alasan seseorang mudah tergiur pada investasi bodong juga karena tawaran bunga yang besar dibandingkan perbankan. Semakin besar investasi Anda, maka bunga yang didapat pun bisa jauh lebih besar.

Agar Anda terhindar dari investasi bodong, coba terapkan 6 tips dari Kikau berikut ini:

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement