Parah, Harga Kopra di Mentawai Naik 3x Lipat

Rus Akbar, Jurnalis
Kamis 27 Januari 2011 12:26 WIB
Ilustrasi
Share :

PADANG - Sejak tsunami 25 Oktober lalu, kopra asal Mentawai sudah jarang diolah karena takut tsunami susulan. Alhasil, pasokan kopra hilang di pasaran dan harganya melambung tinggi.

Dari data yang dikumpulkan okezone dari petani kopra, hingga hari ini mencapai Rp6.000 per kilogram (kg). Padahal sebelum tsunami harga kopra di Mentawai sangat rendah, paling tinggi harga kopra hanya Rp2.000 sampai Rp2.500 per kg.

Menurut Jakobus (50) petani di Kecamatan Siberut Selatan, Mentawai, Sumatera Barat mengatakan, naiknya harga kopra sudah terjadi sejak bulan Desember 2010, saat itu harga kopra mencapai Rp4000 perkilo. "Kemudian pada awal Januari lalu, harga kopra mencapai Rp5000 perkilo dan akhir Januari ini, nilai kopra perkilonya mencapai Rp6.000," katanya kepada okezone lewat sambungan telepon, Kamis (27/1/2011).

Naiknya harga kopra, warga Mentawai yang mayoritas memiliki kebun kelapa berbondong-bondong mengelola kelapanya yang sudah sejak tsunami ditinggalkan. “Dulu saya tinggalkan mengelola kopra ini, karena harganya sangat rendah, tapi kini saya kembali mengola kopra karena harganya lumayan mahal,” ungkapnya.

Jakobus mengakui, sejak naiknya harga kopra ia mendapatkan keuntungan yang berlipat ganda, padahal modal awalnya ia pakai hanya Rp100 ribu saja. Namun setelah ia mengola kopra dengan hasilnya 200 kilogram kepala kering tersebut, ia berhasil mengantongi uang Rp1,2 juta itupun ia bekerja hanya sehari saja.

“Kalau kebun saya luas mungkin saya bisa mendapatkan puluhan juta,” ujarnya.

Ia berharap harga tersebut tetap bertahan di posisinya, agar tidak turun, pemerintah juga harus melakukan pengawasan di pasaran sehingga harga tidak dimainkan para pedangan penampung kopra.

Dari data Syabandar pelabuhan Siberut Selatan dalam satu bulan biasanya, ada 400 ton bahkan sampai 700 ton kopra diangkut kapal menuju Padang.

(Widi Agustian)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya