Mendag Janji Dampingi Pedagang & Pengelola Pasar

R Ghita Intan Permatasari, Jurnalis
Sabtu 02 Juli 2011 18:42 WIB
Mendag Mari Elka Pangestu
Share :

JAKARTA - Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengunjungi Sikka, Nusa Tenggara Timur guna melihat dari dekat kondisi Pasar Kewapante, Kabupaten Sikka yang akan direvitalisasi menjadi Pasar Percontohan.

Kunjungan ini sekaligus mengakhiri serangkaian kunjungan kerja Mendag ke 10 pasar tradisional sebagai tinjauan awal dalam program Pasar Percontohan tahun 2011.

Mari Pangestu menegaskan bahwa pasar memiliki fungsi yang strategis, akan tetapi masih belum berhasil keluar dari permasalahan yang membelenggunya. Oleh karenanya, dalam mencanangkan program pasar percontohan, Kementerian Perdagangan tidak hanya akan memperbaiki kondisi fisik pasarnya, tetapi juga akan mendampingi pedagang dan pengelola untuk dapat mengelola usaha dan pasarnya dengan baik.

“Supaya Pasar Kewapante ini menjadi pasar yang baik, Kemendag di bawah program pasar percontohan ini akan mendampingi pedagang dan pengelola pasar selama tiga tahun, hingga tahun 2013. Untuk itu dukungan terhadap program ini serta komitmen untuk kerja keras diperlukan dari seluruh pihak terkait agar pasar percontohan dapat berhasil sesuai harapan, demi masyarakat Sikka," ungkap Mari dalam keterangan tertulisnya kepada okezone di Jakarta, Sabtu (2/7/2011).

Pasar ini berdiri di atas lahan seluas  2,5 hektare, dengan luas bangunan sekitar 3273,82 meter persegi. Menampung sekitar 800 pedagang, pasar ini dikelola oleh 20 orang.

Berdasarkan informasi yang terhimpun, Pasar Kewapante Sikka masih membutuhkan banyak perbaikan. Saat ini kondisi Pasar Kewapante sudah tidak layak dan juga tidak sesuai dengan rencana tata ruang Kabupaten Sikka. Selain itu para pedagang pendatang telah memenuhi area sekitar pasar hingga meluber dan memenuhi jalanan sehingga mengganggu lalu lintas.

Oleh karena itu, perlu dilakukan program ruang untuk area pedagang berdasarkan data jumlah pedagang dan kebutuhan dan akan dilakukan zonasi area pedagang berdasarkan komoditi dagangan. Selain itu juga perlu pemenuhan kebutuhan ruang untuk menampung pedagang temporer pada hari pasar serta kebutuhan ruang untuk fasilitas pendukung pasar yang belum terbangun.

Pasar Kewapante juga belum memiliki infrastruktur yang mendukung bangunan pasar, yaitu jalan kendaraan bermotor, jalur pejalan kaki, saluran air atau drainase tapak, sistem mekanikal elektrikal, serta sumber air yang mencukupi. Oleh karena itu, Mari mendukung upaya untuk melakukan beberapa perbaikan fisik pasar tersebut.

(Widi Agustian)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya