Uang Boedi Sampoerna Masih 'Nyantol' di Bank Mutiara Rp450 M

Nurul Arifin, Jurnalis
Selasa 09 Agustus 2011 15:27 WIB
Budi Sampoerna
Share :

SURABAYA - Kasus bailout Bank Century sempat menyeret nama Boedi Sampoerna. Dia dituduh sebagai dalang di balik pencairan dana bailout senilai Rp6,7 triliun. Kasus tersebut sempat membuat konglomerat ini harus berurusan dengan penyidik di KPK dan Polri.

"Tuduhan tersebut tidak terbukti. Tapi imbasnya uang milik pak Boedi (Boedi Sampoerna) harus nyantol di Bank Century yang saat ini berganti nama Bank Mutiara," kata Eman Achmad, Kuasa Hukum Keluarga di rumah duka Jalan Untung Suropati, Surabaya, Selasa (9/8/2011).

Eman menjelaskan, dalam kasus tersebut, kliennya hanyalah korban bukan sebagai saksi kunci yang selama ini dituduhkan atau pihak yang diuntungkan dari kasus tersebut. Malahan, hingga saat ini, akibat kasus tersebut uang Boedi Sampoerna 'nyantol' di Bank Century yang saat ini berubah nama menjadi Bank Mutiara.

"Hingga saat ini belum ada kepastian tentang pencairan dananya yang saat ini masih mencapai USD48 juta meskipun pihaknya sudah berupaya melakukan komunikasi dengan polisi, kejaksaan, dan KPK. Semoga Pak Boedi tidak menjadi orang yang menyesal, karena sampai di akhir hidupnya, beliau belum dapat mencairkan dananya dari Bank Mutiara,” tambah pengacara asal Jakarta ini.

Menurut Eman, keluarga besar almarhum berharap nama baik Budi Sampoerna dibersihkan dari segala tuduhan terkait kasus Bank Century. Langkah yang dilakukan oleh pihak Keluarga bersama kuasa hukum akan menempuh jalur hukum untuk mengangkat harkat dan martabat Almarhum Budi Sampoerna.

Cucu tertua dari Liem Seem Tie, pendiri Group Sampurna ini, meninggal dalam usia 78 tahun di Rumah Sakit Premier Surabaya, Senin 8 Agustus pukul 19.25 WIB karena penyakit kanker mulut kronis yang dideritanya sejak setahun lalu. Jenazah disemayamkan selama 10 hari di rumah duka di Jalan Untung Suropati Nomor 58 Surabaya.

(Widi Agustian)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya