JAKARTA - Defisit Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) yang terjadi saat ini diprediksi tidak akan berlanjut sampai kuartal IV-2011. Pasalnya para investor pada kuartal IV akan banyak melakukan nett buying.
"Jangan dilihat dari kuartal ketiga saja tetapi harus semuanya. Di kuartal ketiga saja memang situasinya lagi net selling tapi year to date masih nett buying," jelas Pengamat Ekonomi Anggito Abimanyu ketika ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (9/11/2011).
Lebih lanjut dia mengatakan pada kuartal IV nantinya asing akan melakukan nett buying dan ini sambungnya akan mendongkrak capital account. "Investor asing sudah mulai net buying sehingga kita harapkan capital account-nya akan positif," sambungnya.
Seperti diketahui, Bank Indonesia (BI) mencatat pada triwulan III 2011 transaksi berjalan masih menunjukkan kinerja yang positif dengan mencatat surplus USD0,2 miliar.
Namun demikian, surplus pada transaksi berjalan tersebut tidak dapat menutupi defisit USD3,4 miliar yang terjadi pada transaksi modal dan finansial.
Sejalan dengan itu, secara keseluruhan Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) mengalami defisit USD4 miliar.
Kinerja transaksi berjalan masih positif karena surplus pada neraca barang dan neraca transfer berjalan melampaui defisit pada neraca jasa dan neraca pendapatan. Surplus neraca barang tetap tinggi berkat kinerja neraca perdagangan migas yang membaik.