JAKARTA - Pegawai Kementerian Perdagangan (Kemendag) terpaksa "lembur" demi menjalani Test of English as a Foreign Language (TOEFL).
TOEFL sendiri dilangsungkan semenjak pagi hari tadi di Gedung Kemendag ruang Dahlia dan Flamboyan. Adapun penguji dari TOEFL tersebut, dilakukan oleh bagian Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Kemendag.
Tes TOEFL akan dilangsungkan selama tiga hari ke depan dan akan berakhir pada Kamis, 12 Januari nanti. Sumber okezone mengatakan, guna melaksanakan TOEFL beberapa pegawai Kemendag harus pulang melebihi waktu kerjanya. "Ya bayangin saja kalau cuma pakai dua ruangan untuk 1.200 karyawan," jelas dia di Jakarta, Senin (10/1/2012).
Hal ini dilakukan menindaklanjuti rencana Menteri Perdagangan Gita Wirjawan yang mewajibkan skor TOEFL capai 600 seiring dengan arus perdagangan global.
Gita menjelaskan, Kemendag akan menggelar pengambilan tes TOEFL oleh 1.200 karyawan pada 10, 11, 12 Januari. Nantinya, bila mereka tidak mencapai angka yang diinginkan akan diberi program pelatihan.
"Jadi kalau enggak lulus kita akan beri program latihan. Tidak ada PHK, masa enggak lulus langsung dipenggal?" tutur Gita. (mrt)
(Rani Hardjanti)