"Mentalitas Pencari Kerja Perlu Diperbaiki"

Iman Herdiana, Jurnalis
Sabtu 14 Januari 2012 14:44 WIB
Ilustrasi
Share :

BANDUNG - Salah satu misi JobsDB.com adalah berusaha mengikis persepsi sulitnya mencari lowongan kerja di benak para pencari kerja (pencaker).

Manajer Bisnis JobsDB.com Adhitya D Sunur mengatakan, misi JObsDB.com berusaha mempertemukan pencaker dengan perusahaan atau korporasi yang memerlukan tenaga.

"JobsDB.com berusaha memfasilitasi pencaker di tengah persepsi sulitnya mencari kerja.Persepsi ini sebenarnya tidak sepenuhnya benar," kata Adhitya, kepada okezone, di sela Career Expo 2012 di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) Bandung yang digelar sejak Jumat 13 Januari hingga 15 Januari 2012.

Buktinya, dalam career expo itu JobsDB.com menggandeng 82 perusahaan nasional dan multinasional. Masing-masing perusahaan menyediakan hingga 10 lowongan kerja. Sehingga, lowongan yang tersedia di career expo tersebut sekira 2.000 lowongan.

Kendala yang dihadapi pencari kerja terutama adanya persepsi yang tidak sepenuhnya benar itu. Persepsi tersebut tumbuh karena masih adanya gap antara dunia perusahaan yang membutuhkan tenaga dan dunia pendidikan sebagai pencetak tenaga. Lanjut Adhitya, sebenarnya daya kompetisi para pencaker di Indonesia secara kualitas tidak kalah dengan di luar negeri. Masalahnya justru pada mentalitas.

"Saya kira setiap pencaker 80 persen di pikirannya susah cari kerja. Tetapi korporat bilang susah cari tenaga baru. Artinya mentalitas perlu diperbaiki. Gap antara dunia kerja dan pendidikan juga harus diperbaiki," terangnya.

Jadi, saat ini peluang untuk bisa mendapat lowongan kerja masih ada dan terbuka. Lowongan kerja juga tidak bisa mengandalkan statistik saja. Maka lewat career expo, JobsDB.com berharap bisa mengikis persepsi negatif sekaligus menghilangkan gap antara dunia kerja dan dunia pendidikan.

Lewat career expo juga ada fasilitas yang tidak disediakan di cara mencari kerja konvensional, misalnya mencari lowongan kerja di koran atau internet. Kelebihan expo pencaker bisa bertemu atau interview langsung dengan direktur atau manajer marketing perusahaan. Tinggal pencakernya yang menyiapkan keberanian, lebih pede sambil menyiapkan kemampuan dan cv yang lengkap.

"Kan siapa tahu ada yang cocok hingga kemudian dipanggil," pungkasnya.

(Widi Agustian)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya