JAKARTA - Kendati belum terbentuk secara resmi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kini sedang mencari gedung di Jakarta untuk memulai tugasnya mengawasi sektor keuangan di Indonesia.
Ketua Komite Pembentukan OJK Mulia Nasution menjelaskan, proses pencarian gedung untuk OJK tersebut harus melalui proses tender. Saat ini proses tender tersebut, diakuinya sudah dimulai.
"Harus di-tender, di cari dulu. Sekarang dalam proses perencanaan," ungkapnya kala ditemui dalam acara IFN Forum Indonesia 2012, Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Selasa (17/4/2012).
Dia menambahkan, dalam masa transisi tersebut gedung ini untuk sementara akan ditempati hanya untuk DK OJK, deputi, dan tim transisi.
Sementara, untuk pegawainya akan bertempat di Gedung Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) yang saat ini berada di Jalan Wahidin Raya, Jakarta Pusat.
"Itu kan hampir mustahil cari gedung untuk menampung staf pengawasan di BI dan Bapepam. Tentu sebelum ada gedung baru, mereka masih di sana. Cuma untuk DK komisioner, deputi, dan tim transisi itu perlu gedung sendiri karena Bapepam enggak muat dan BI juga enggak ada," pungkasnya.