"Indonesia Bukan Negara Gagal, Hanya Lemah"

Iwan Supriyatna, Jurnalis
Kamis 21 Juni 2012 10:30 WIB
Ilustrasi. (Foto: Corbis)
Share :

JAKARTA - Sebuah riset yang dilakukan di Washington menyebutkan Indonesia berada di urutan ke 63 dari 178 kategori negara gagal di seluruh dunia. Padahal, Indonesia telah masuk dalam skala ekonomi lebih dari USD1 triliun dari posisi puchasing priority.

Sekertaris Jenderal Kementerian Perdagangan Luar Negeri Ardiansyah Farhan menjelaskan, hal tersebut juga didukung oleh 60 persen dari total populasi Indonesia yang saat ini berada di bawah usia 40 tahun. Dengan usia produktif tersebut, Indonesia memiliki keuntungan demografi.

"Kita masih punya potensi yang lebih besar, dengan banyaknya usia produktif, jadi tidak perlu takut," ungkap Ardiansyah saat membuka Forum Badan Koordinasi Kehumasan Pemerintah terkait Peningkatan Ekspor dan Kerjasama Perdagangan Internasional di Gedung Auditorium Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia BPPEI, Jakarta, Kamis (21/6/2012).

Ardiansyah menambahkan, Indonesia Pertumbuhan Domestik Bruto (PDB) Indonesia akan meningkat, bahkan diperkirakan akan mencapai Rp9 triliun pada tahun 2030, sehingga Indonesia tidak perlu merasa sebagai negara gagal. "Sangat di sayangkan karena negara ini memiliki potensi besar, kalau dikatakan gagal saya tidak setuju, kalau lemah boleh lah," jelas Ardiansyah.

Sekadar informasi, Forum Badan Koordinasi Kehumasan Pemerintah ini membahas peningkatan ekspor dan kerjasama perdagangan Internasional. Selain itu, dibahas juga mengenai sasaran strategis dan program Kementerian Perdagangan guna menjaga stabilisasi penguatan pasar dalam negeri agar terciptanya good governence.

"Kami berharap upaya mencapai target ekspor nasional tercapai, melalui peningkatan upaya memasarkan produk-produk dalam negeri ke luar negeri," tutup Ardiansyah.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya