"Kalau Mahal, Masyarakat Berhenti Makan Cabai!"

Marieska Harya Virdhani, Jurnalis
Minggu 08 Juli 2012 11:09 WIB
Ilustrasi. (Foto: okezone)
Share :

DEPOK - Kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang bulan puasa mulai melambung. Kenaikan tertinggi terjadi pada harga telur ayam dan juga cabai.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dalam safari politiknya ke Depok, Jawa Barat, menyempatkan diri menyambangi pasar tradisional Pasar Depok Jaya di Jalan Nusantara, Depok. Ia pun berdialog bersama para pedagang bertanya soal kenaikan harga.

Salah seorang pedagang sembako, Roni, menuturkan kenaikan harga terjadi pada harga telur ayam, dan naik drastis pada harga cabai. Bahkan harga cabai setiap hari naik dan berubah tinggi.

"Kalau telur ayam dari Rp17 ribu-Rp18 ribu sekarang sudah Rp20 ribu per kilogram (kg), kalau harga cabai merah besar Rp32 ribu, harga cabai merah keriting Rp28 ribu, dan yang rawit Rp36 ribu, dari sebelumnya harga cabai rata-rata di bawah Rp26 ribu, setiap hari naik," katanya saat berbincang dengan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, akhir pekan ini.

Menanggapi hal itu Ahmad Heryawan cenderung menganggap enteng kenaikan harga. Ia menjelaskan kenaikan harga telur biasa terjadi karena banyak pengusaha kuliner yang akan membuat kue menjelang Lebaran.

"Permintaan meningkat karena banyak orang yang mau bikin kue di bulan Ramadan, yang penting stabil lah. Mudah-mudahan, ya kalau mau naik prosentasenya di bawah sepuluh persen biasalah, kata tukang pedagang kan belum pernah Pak, menjelang bulan Ramadan mana ada yang enggak naik, naik semuanya, kalau wajar enggak ada masalah," paparnya.

Begitu pula dengan kenaikan harga daging yang menurutnya wajar terjadi menjelang bulan puasa. Masyarakat, kata dia, bisa berhenti makan cabai jika harga cabai terus melambung.

"Daging mahal? Biasalah mahal kalau harga daging naik, telur yang naik, wajarlah, elastis kok, kalau mahal kan warga masyarakat makan cabainya berhenti," tandasnya sambil tertawa.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya