Bea Masuk 0% untuk Lindungi Kedelai Lokal

Yudha Prawira, Jurnalis
Sabtu 28 Juli 2012 16:48 WIB
Ilustrasi. (Foto: Corbis)
Share :

SURABAYA - Mahalnya harga kedelai impor yang mencapai Rp8.000 rupiah per kilogram nya, sangat memberatkan perajin tahu dan tempe yang menggunakan bahan baku kedelai. Oleh karena itu, pemerintah memberlakukan bea masuk nol persen kedelai impor yang berlaku sampai akhir 2012.

Hal ini juga dilakukan karena provinsi Jawa Timur akan melakukan panen raya kedelai pada September mendatang. Diperkirakan hasil dari panen raya ini mencapai 350.000 ton.
 
Jika kebijakan tersebut tidak diberlakukan maka dikhawatirkan akan menjatuhkan harga kedelai lokal, yang berakibat pada meruginya petani kedelai lokal. Untuk itu, pemerintah memberlakukan bebas Bea Masuk kedelai impor ini hingga akhir 2012.
 
Demikian disampaikan oleh Staf Khusus Presiden Bidang Pangan dan Energi, Yusuf Gunawan, saat melakukan sidak operasi pasar Bulog, di pasar Wonokromo, Surabaya.

Yusuf menjelaskan, mahalnya harga kedelai impor dikarenakan saat ini di Amerika Serikat (AS) tengah mengalami kekeringan, yang  berdampak pada hasil pertaniannya seperti jagung, gandum, dan kedelai yang secara tidak langsung juga berpengaruh pada harga komoditas tersebut.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya