Status BTEL Tetap Credit Watch dengan Implikasi Negatif

Widi Agustian, Jurnalis
Senin 06 Agustus 2012 14:43 WIB
Ilustrasi. (Foto: Corbis)
Share :

JAKARTA - Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mempertahankan peringkat PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) dan obligasi I-2007 sebesar Rp650 miliar yang jatuh tempo pada 4 September 2012 di status credit watch dengan implikasi negatif pada peringkat idBB.

Analis Pefindo Niken Indriasih menjelaskan, walaupun perjanjian pinjaman sindikasi dengan Credit Suisse AG, Singapura telah ditandatangani pada 24 Juli 2012, pelunasan obligasi masih memiliki risiko.

Yakni dari tidak terealisasinya rencana tahap kedua perusahaan atas penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (private placement).

Tahap pertama dari rencana tersebut telah dilakukan pada Juni dengan hasil sebesar Rp150 miliar. Kemudian tahap keduanya dengan hasil tunai sebesar Rp400 miliar dijadwalkan akan terjadi seminggu sebelum tanggal jatuh tempo obligasi.

"Pefindo akan terus memantau perkembangan perusahaan pada aksi-aksi korporasi tersebut. Peringkat akan diturunkan lagi bisa rencana penambahan modal tanpa HMETD tidak terealisasi sesuai yang diharapkan," jelas dia dalam keterangan tertulisnya, Senin (6/8/2012).

Per 30 Juni 2012, pemegang saham BTEL terdiri dari PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) sebanyak 21,6 persen, PT Bakrie Global Ventura 1,9 persen dan publik 76,5 persen.

(Widi Agustian)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya