JAKARTA - Akusisi PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) oleh DBS Group dari Singapura nampaknya cukup mempengaruhi peringkat PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF). Adira memperoleh peringkat idAA, dengan outlook positif dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).
"Akusisi tersebut pada akhirnya akan mendukung ADMF dalam membentuk posisi yang lebih kuat di industri pembiayaan Indonesia. Akusisi tersebut juga diperkirakan untuk memperkuat struktur pendanaan ADMF," ungkapnya dalam surat elektronik, Kamis (23/8/2012).
Peringkat utang ini, ditegaskan pada PT Adira Multi Finance Tbk (ADMF) karena pada September mendatang, perseroan berniat menerbitkan obligasi sebesar Rp1,6 triliun.
Perseroan menjelaskan, masih memiliki alternatif pendanaan dari penerbitan obligasi berkelanjutan dari obligasi berkelanjutan sebesar Rp6 triliun yang diterbitkan sejak 2011 lalu. "Dananya kita gunakan untuk pengembangan usaha dalam pembiayaan," ungkap perseroan dalam laporannya.
Selain itu, perseroan yang masih merupakan anak usaha Bank Danamon ini sampai Juni ini telah menghabiskan dana sekira Rp16 triliun. Dengan sumber pendanaan terbesar dari obligasi dan joint financing perbankan sebesar Rp26 triliun khususnya dari Bank Danamon
(Martin Bagya Kertiyasa)