Bangun Depo, Pertamina Perlu Tambahan Dana Rp13 T

Pebrianto Eko Wicaksono, Jurnalis
Rabu 24 Oktober 2012 14:24 WIB
Logo Pertamina
Share :

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) mendukung usulan Dewan Energi Nasional (DEN) untuk menambah stok cadangan Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional menjadi 30-33 hari. Saat ini, stok BBM nasional dihitung antara 20-21 hari.

VP Corporate Pertamina Ali Mundakir mengatakan, cadangan BBM nasional bertambah menjadi 30-33 hari membuat Pertamina menambah investasinya sebesar Rp13 triliun guna membangun depo atau terminal penampung BBM. Sementara saat ini cadangan BBM nasional 20-21 hari nilainya mencapai Rp26 triliun.

"Usalan DEN untuk menambah cadangan BBM nasional merupakan hal yang baik. Namun hal tersebut harus ditunjang oleh anggaran dan infrastruktur yang memadai," kata Ali, saat menghadiri dialog Ketahanan Energi Nasional Menuju 2050, di Hotel Four Season, Jakarta, Rabu (24/10/2012).

Ali mengungkapkan, untuk penambahan stok 13 hari tersebut, diperkirakan membutuhkan investasi sekira Rp13 triliun.

"Untuk pasokannya, artinya stok akan bertambah 13 hari dikali 1,3 juta barel masih dikalikan harga minyak USD100 per barel. Investasinya mencapai sekira Rp13 triliun," jelas Ali.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal DEN Marwansyah Lobo Balia mengatakan (DEN) menyarankan agar stok penyediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional diubah menjadi 30-33 hari dari biasanya 20-22 hari. Usulan tersebut karena adanya peningkatan konsumsi BBM.

"Berdasarkan hitungan kami stok BBM nasional yang terbaik adalah 30-33 hari," kata Lobo. (gna)

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya