JAKARTA - Nilai tukar rupiah masih tertekan tingginya permintaan valas. Walau begitu, rupiah pun terpantau berada di bawah level Rp9.700.
Dalam risetnya, Head of Research & Analysis Treasury Planning & Development BNI Nurul Eti Nurbaeti menjelaskan, NDF satu bulan di pasar offshore dibuka stabil di level Rp9.709-Rp9.724 mengurangi tekanan terhadap rupiah.
Di sisi lain, tingginya permintaan valas oleh importir untuk memenuhi kewajibannya turut menekan rupah hari ini.
Rupiah, menurut kurs tengah Bank Indonesia (BI) Selasa (18/12/2012) menguat ke Rp9.643 per USD dibandingkan periode perdagangan sebelumnya Rp9.645. Tapi sebaliknya, menurut Bloomberg, rupiah malah melemah ke Rp9.709.
Sementara menurut yahoofinance, rupiah berada di level Rp9.653 per USD. Di mana kisaran perdagangan harian ada di Rp9.607-Rp9.712.
(Widi Agustian)