Neraca Dagang Indonesia Kembali ke Era 1961

Fakhri Rezy, Jurnalis
Senin 07 Januari 2013 14:31 WIB
Ilustrasi. (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca dagang Indonesia mengalami defisit pada sektor migas dan nonmigas. Kondisi defisit ini, merupakan pertama kalinya sejak 51 tahun yang lalu.

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Mahendra Siregar mengatakan, Neraca Perdagangan Indonesia (NPI) yang defisit pada 2012 menjadi satu catatan yang perlu diwaspadai. Dia mengatakan, neraca dagang Indonesia mengalami defisit sekira 50 tahun lalu.

"Karena menurut catatan kami, Indonesia pertama kali NPI defisit migas dan nonmigas secara total itu 50 tahun lalu. Selama hidup saya, belum melihat total neraca dagang Indonesia mengalami defisit. Terakhir itu 1961," kata dia, di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (7/1/2013).

Mahendra menambahkan, neraca dagang migas pada 2012 nampaknya akan berakhir defisit. Oleh karena itu, perlu dicermati lebih dalam karena hal ini diperlukan guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2012.

Karenanya, dia menjelaskan, saat ini defisit neraca perdagangan Indonesia nampaknya masih belum dapat teratasi mengingat kondisi perekonomian global yang belum membaik. "Pertumbuhan ekonomi kondisi global 2013 ini belum berubah terlalu banyak, dalam konteks belum akan membaik," tukas dia.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya