YOGYAKARTA - The United Nations Economic and Social Commision for Asia and the Pasific (ESCAP) mengatakan perekonomian Indonesia beberapa tahun terakhir telah bertumbuh jauh di atas perekonomian global
Demikian disampaikan Director Macroeconomic Policy and Development Division ESCAP, Anis Chowdury saat seminar internasional yang bertema Economic Polices For Sustainable Growth With Equity in East Asia di Hotel Sheraton, Yogyakarta, Rabu (15/5/13).
"Negara Indonesia salah satu negara yang tumbuh perekonomian jauh lebih tinggi dari negara yang ada di dunia.‬ Ini terlihat saat Indonesia terkena krisis ekonomi pada 1997-1998, dan bisa melakukan pertumbuhan ekonominya secara bertahap dan stabil," katanya.
‪
Anis menjelaskan, untuk menjaga pertumbuhan perekonomian agar tetap stabil, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan saat ini yakni, investasi, infrastruktur, dan kondisi eksternal di negara tersebut. Selain itu, harus diperhatikan pertanian dan juga upah pekerja.‬
‪“Saya berikan contoh seperti di Republik Korea sana yang bisa menjaga stabilitas produksinya. Selain itu kita juga harus memikirkan ancaman inflasi seperti dari pasokan pangan, kita harus jaga itu," kata dia.
Selain itu, masalah upah pekerja juga perlu diperhatikan. Dia mencontohkan, pemilik dari perusahaan mobil yang berasal dari Amerika Henry Ford (Ford Motor Company). Di mana pada 2012 lalu Henry cukup bijak menanggapi upah pekerja pegawainya.
"Dia melakukan hal tersebut untuk meningkatkan produktivitas perusahaannya. Memang dengan menaikkan gaji itukan justru akan menambah biaya tapi di luar itu, ini tentunya bisa menaikkan produktivitas suatu perusahaan,” tutupnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)