Sidomuncul Pastikan Go Public Desember 2013

Timotius Aprianto, Jurnalis
Sabtu 09 November 2013 12:30 WIB
Ilustrasi. (Foto: Reuters)
Share :

SEMARANG - PT Sidomuncul menargetkan melakukan penawaran saham perdana (Initial Public Offering/IPO) pada bulan desember 2013 mendatang. Presiden Direktur PT SidoMuncul, Irwan Hidayat mengatakan, pihaknya berencana melakukan roadshow ke sejumlah negara terkait rencana IPO pada 18 November 2013 mendatang.

"Ya kita rencanakan bulan desember sudah IPO. Mulai tanggal 18 november kita roadshow ke Jakarta, Semarang, Singapura, Kuala Lumpur dan Hongkong," ujarnya disela acara launching Iklan Tolak Angin terbaru versi Amerika di Semarang, Sabtu (9/11/2013).

Menurutnya saat IPO nanti pihaknya akan melepas sekitar 20 persen saham Sidomuncul kepada publik, dengan harga antara Rp1.000 hingga Rp800 per lembar sahamnya. Diharapkan dari IPO tersebut perusahaan dapat meraih dana antara Rp1 triliun hingga Rp1,5 Triliun.

"Rencananya dana itu akan digunakan untuk pengembangan pabrik jamu yang ada di kabupaten Semarang, serta penambahan modal usaha. Kalau bisnis berkembang terus pastinya kita membutuhkan dana untuk pengembangan,"ujar Irwan

Irwan mengatakan, pihaknya belum berencana mengembangkan pabrik di luar Jawa Tengah, kendati produksi terus meningkat. Namun tidak menutup kemungkinan jika nantinya produk Jamu sidomuncul dikembangkan di luar negeri jika ada investor berminat.

"Sementara masih dikembangkan yang ada dulu saat ini. Kalau memang nanti di luar negeri ada yang minat dengan membeli lisensi dari kita ya bisa,"ungkapnya

Sementara itu terkait peluncuran iklan Tolak Angin terbaru versi Amerika, Irwan mengatakan, hal ini untuk menunjukkan bahwa produk dalam negeri juga bisa diterima di luar negeri. Selama ini sekira 5 hingga 8 persen dari total produksi jamu sidomuncul diekspor ke luar negeri seperti Amerika, Malaysia, Singapura, Hongkong, Saudi Arabia, dan Australia.

"Produk Indonesia kalau dikelola dengan baik pasti akan diterima juga di luar negeri. Mutu serta keamanan produknya harus terjamin,"ujarnya. (kie)

(Widi Agustian)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya