Dahlan: Pembangunan Pipa Gas Medan-Riau Untungnya Besar

Hendra Kusuma, Jurnalis
Kamis 08 Mei 2014 15:08 WIB
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan meminta kepada PT Rekayasa Industri (Rekind) untuk melakukan studi dalam penyambungan pipa gas dari Medan ke Riau. Hal tersebut, sejalan dengan pembangunan jaringan pipa gas dari Medan-Lhoksumawe yang dilakukan oleh PT Pertagas (Persero).

Nantinya, lanjut Dahlan, studi penyambungan pipa gas yang dilakukan PT Rekind dapat menyambung dari Lhoksumawe-Medan-Aceh-Riau-Palembang-Cirebon.

"Keuntungannya Biar pupuk Iskandar Muda bisa dapat gas ekonomis dari sumber gas. Selama ini kan susah berkembang karena enggak ada gas di sana," ujar Dahlan usai Rapim di Kantor Pupuk Kaltim, Jakarta, Kamis (8/5/2014).

Dahlan menambahkan, lamanya pengerjaan atau penyelesaian pembangunan pipa gas ini menghabiskan waktu kurang lebih sekitar satu tahun. Namun, untuk pembangunan pipa gas Lhoksumawe-medan selesai pada Oktober 2014.

"Kita punya infrastruktur pipa gas besar dan pupuk Iskandar muda bisa hidup. Selama ini kan kita pertahanin meski sulit untuk hidup," tambahnya.

Tidak hanya itu, sambung Dahlan, proyek pembangunan yang sekitar 400 kilometer (Km) ini sudah dicanangkan sejak 10 tahun yang lalu. Namun, masih murahnya harga gas di Sumatera Selatan menjadi penyebab lambatnya pembangunan tersebut.

Oleh karena itu, Mantan Dirut PLN ini mengungkapkan, ke depan Aceh akan menjadi kota pipa gas terbesar, tidak hanya itu, selisih harga gas yang tinggi antara Sumatera Selatan dengan Aceh dapat dialokasikan untuk membiayai infrastruktur.

"Kalau dulu Aceh sumbang gas lewat LNG. Sekarang, gantian lah, menyumbang gas untuk Aceh supaya pabrik pupuk enggak tutup," tutupnya.

(Fakhri Rezy)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya