MEDAN – Pekerja di PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) menolak wacana pengalihan 300 Megawatt (mw) pasokan listrik Inalum ke PT PLN, seperti yang disampaikan Menteri BUMN, Rini Mariani Soemarno.
Ketua PUK Serikat Pekerja Logam Elektronik dan Mesin (LEM) Kantor Peleburan Kuala Tanjung, M Ridwan mengatakan, pengalihan pasokan listrik sebesar 300 MW ke PT PLN, berarti menghentikan sekitar 50-75 persen produksi di Inalum.