JAKARTA - Menteri BUMN Rini Soemarno menginstruksikan beberapa waktu lalu agar semua pejabat di Kementerian BUMN tidak menggunakan pesawat bisnis dalam perjalanan dinas. Hal ini dilakukan Rini untuk menghemat anggaran.
Sebagaimana diketahui, maskapai Garuda Indonesia merupakan maskapai yang sering digunakan pejabat di Indonesia untuk perjalanan dinas. Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama PT Garuda Indonesia (GIAA), Emirsyah Satar menyebut dirinya akan melakukan adjustement terhadap instruksi menteri rini.
"Kita ini di dunia usaha, tentunya kita akan melakukan adjusment dengan apa yang menguntungkan bisnis kita," kata dia disela-sela acara Annual General Meetig Inaca di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (13/11/2014).
Emir menyebut, sejauh ini masih menunggu impact yang ada di pasar baru memutuskan untuk pengurangan bagi kelas bisnis.
"Anda lihat dulu, bagaimana impactnya. Di bisnis itu tidak ada yang statis, pasar itu dinamis, nah karena itu kita akan melakukan penyesuaian dengan pasar," tambahnya.
Dia juga mengaku belum memutuskan langkah strategis terkait instruksi Rini tersebut.
"Aturannya saja belum keluar, kita lihat saja nanti," pungkasnya.
(Fakhri Rezy)