Emir menyebut, sejauh ini masih menunggu impact yang ada di pasar baru memutuskan untuk pengurangan bagi kelas bisnis.
"Anda lihat dulu, bagaimana impactnya. Di bisnis itu tidak ada yang statis, pasar itu dinamis, nah karena itu kita akan melakukan penyesuaian dengan pasar," tambahnya.
Dia juga mengaku belum memutuskan langkah strategis terkait instruksi Rini tersebut.
"Aturannya saja belum keluar, kita lihat saja nanti," pungkasnya.
(Fakhri Rezy)