"Sekarang ini banyak mengkritiki, mana hasilnya," ujar dia dalam Dialog Investasi Nasional di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Selasa (3/2/2015)
Dia menjelaskan, hal itu dikarenakan minimnya pengetahuan birokrasi pejabat yang diusung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). "Kita juga kewalahan mengatur birokrasi lebih baik, bagaimana mengoordinasikan kabinet yang sebagian besar tidak pengalaman dalam birokrasi," katanya.
Sofjan menilai, struktur kabinet kerja usungan Jokowi, hanya ada sekitar lima birokrat yang pengalaman dalam berbirokrasi. Hal ini lantaran sebagian datangnya dari parpol, intelektual dan pengusaha. "Tetapi ada pengusaha juga yang tidak bisa bekerja dalam suatu birokrasi," imbuhnya.
"Saya juga merasa salah masuk ke bidang pemerintahan, pengalaman politik sedikit. Umur di atas 70 masuk ke pemerintah," katanya.