KAA Kesempatan Emas RI Jajah Negara Afrika

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis
Senin 20 April 2015 13:30 WIB
Ilustrasi KAA. (Foto: Okezone)
Share :

Dia mengatakan, bahwa gelaran bertaraf internasional seperti Konferensi Asia Afrika (KAA) tersebut bisa menjadi pintu masuk untuk ke Afrika. "Selama ini jadi stigma Afrika identik bahwa miskin, terbelakang, sumber penyakit, padahal dari data, Afrika justru di atas Asia pertumbuhan ekonominya," tambahnya.

Menurutnya, beberapa negara pertumbuhan ekonominya sudah double digit. Tentu hal ini menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk mengincar pasar Afrika. "Apalagi kebtuhan Afrika ini masih basic need, seperti makanan jadi, tekstil, produk tersebut kita masih punya competitiveness," kata Eny.

Eny menyebutkan, secara rata-rata ekonomi negara di Afrika tumbuh sekitar 8 persen, meskipun dulunya dari level yang rendah sekali.

Menurut Eny, selama ini Indonesia masih memandang sebelah mata negara di daratan Afrika. Kini sudah saatnya, ucap dia, Indonesia mengubah pandangan dan mulai mengadakan kerjasama dengan negara-negara Afrika.

"Itu akan jadi pasar potensial ekspor kita, potensi sangat besar, karena ini kan puluhan negara, yang memang selama ini mereka tidak berkembang karena selalu dikaitkan dengan konflik," tandasnya.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya