"Itu agar kita tidak lagi mengeluarkan biaya untuk memperbaikinya," imbuhnya.
Baru setelah itu sesuaikan harga rumah dengan budget yang dimiliki. Yonattan menganjurkan, kita harus menggunakan logika apakah harga yang ditawarkan sesuai dengan kondisi rumah secara keseluruhan.
"Harganya harus reasonable atau market price. Sehingga ketika mau dijual lagi marketnya ada, jadi kita tidak kesulitan mencari pihak yang mau membelinya," ucapnya.
Namun, sebagai agen properti, dirinya menyarankan jauh lebih baik untuk membeli rumah melalui agen properti. Tapi harus diperhatikan agen propertinya berkredibel dengan memiliki sertifikasi terpercaya.
"Supaya ketika transaksi tidak ada hal-hal yang bisa menghambat transaksinya. Seperti permasalahan legalitas dan kesalahan lain di lapangan," pungkasnya.
(Fakhri Rezy)