Pantauan Okezone terhadap sejumlah pasar tradisional yang ada di Medan, para pedagang ikan yang sehari-hari menjual ikan laut terlihat tak memiliki stok yang cukup banyak. Bahkan sejumlah lapak pedagang terlihat kosong, dan hanya menjual ikan air tawar.
Kelangkaan pasokan ikan laut ini membuat harga jual ikan laut mengalami kenaikan. Seperti ikan kembung, pari dan ikan tongkol yang biasanya dijual di kisaran Rp20 Ribu-Rp30 Ribu per kilogram, kini dijual di kisaran Rp35 Ribu per kilo. Bahkan ikan dencis naik hingga dua kali lipat menjadi sekira Rp40 ribu per kilogram.
Rosma (33) pedagang ikan di Pasar Sukaramai Medan menyebutkan, kelangkaan ikan laut ini sudah terjadi sejak tiga hari terakhir. Ia mengaku jikapun ada pasokan yang masuk, kualitas ikan tidak sebaik hari-hari biasanya. Harganya belinya pun lebih mahal dari biasanya.
"Jualnya sih enggak sulit. Cuma karena harga dan kualitasnya enggak sebanding, banyak pelanggan kita mengeluh. Memang dibeli mereka juga, karena memang jumlahnya enggak banyak," ujar Rosma, Minggu (9/8/2015).
Sementara itu Ritonga (28), pedagang ikan di Pasar Pendidikan Medan menyebutkan, di pasar tempatnya berjualan pasokan ikan masih lebih baik dibandingkan pasar-pasar lainnya di Medan. Posisi pasar yang cukup dekat dengan tempat pelelangan ikan membuat para pedagang mampu menutupi permintaan masyarakat.
"Ada pengurangan pasokan memang. Tapi belum terasa kali. Cuma memang setiap di letak langsung habis. Ya kita jadikan kesempatan untuk mencari untung lebih lah. Karena memang katanya di tempat lain pasokan minim karena nelayan enggak melaut," tukasnya.
Ritonga mengaku, kondisi serupa telah berulang kali terjadi selama setahun terakhir. Namun menurutnya kondisi akan kembali normal, baik karena cuaca mulai membaik atau karena pola konsumsi masyarakat yang menyesuaikan diri.
"Sepuluh hari saja seperti ini sudah untung besar kita. Tapi biasanya seminggu pun enggak sampai. Begitu nelayan melaut lagi, ikan banjir lagi. Atau kalau nelayan enggak turun ke laut terus menerus, masyarakat sendiri yang menyesuaikan konsumsinya ke ikan air tawar. Harganya kan jauh lebih murah," tukasnya.
(Rizkie Fauzian)