Pertama, Jokowi memberikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya karena Indonesia pada 2018 akan menjadi tuan rumah bagi pertemuan tahunan IMF dan World Bank.
"Dan pertemuan itu memberikan kepercayaan kepada kita bahwa kita mampu mengelola event-event yang berskala internasional," kata Jokowi, Jakarta, Selasa (1/9/2015).
Jokowi menambahkan, pembicaraan kedua adalah menjelaskan kedatangan Lagarde ke Indonesia dalam rangka konferensi tingkat tinggi antara IMF dan Bank Indonesia (BI).
"Jadi keperluannya itu. Dan pak gubernur BI menyampaikan bahwa beliau (Lagarde) ingin bertemu dengan saya, dan tadi saya menemuinya," sambungnya.
Menurut Jokowi, pertemuan tersebut juga berdiskusi tentang masalah-masalah yang berkaitan dengan ekonomi global. Jokowi pun tidak membahas soal utang atau negosiasi utang.
"Dan kita tadi berdiskusi banyak, terutama mengenai masalah-masalah yang berkaitan dengan ekonomi global. Tidak ada yang lain," tukasnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)