Proyek Kereta Api Cepat, Indonesia Lebih Suka China?

, Jurnalis
Selasa 01 September 2015 16:47 WIB
Indonesia dikabarkan lebih memilih China untuk proyek kereta api cepat (Ilustrasi: dok. Okezone)
Share :

JAKARTA – Pemenang proyek kereta api cepat (High Speed Train/HST) dengan rute Jakarta-Bandung baru akan diumumkan 3 September mendatang. Namun kabarnya, Indonesia cenderung memilih China dibandingkan Jepang dalam persaingan agresif untuk membangun kereta kecepatan tinggi pertama di negara ini, menurut dua sumber dari pemerintahan yang terlibat dalam pengambilan keputusan.

Dua raksasa Asia itu telah mengirim rombongan untuk melobi para pejabat Indonesia dalam dua minggu terakhir, masing-masing mengajukan insentif untuk kontrak bernilai sekitar USD5 miliar atau sekira Rp 70,4 triliun tersebut.

Para analis yakin bahwa siapa pun yang menang kemungkinan akan menjadi yang terdepan untuk proyek-proyek kereta api kecepatan tinggi di Asia dalam tahun-tahun mendatang, termasuk yang menghubungkan Kuala Lumpur dan Singapura.

Sebuah komite tingkat kabinet yang dipimpin Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution akan bertemu Senin 31 Agustus kemarin untuk membuat rekomendasi mengenai negara mana yang akan membangun jalur kereta api antara Jakarta dan Bandung.

Presiden Joko Widodo diperkirakan akan mengumumkan pemenangnya dalam beberapa hari.

"Indonesia cenderung memilih China karena proposal mereka tidak terlalu membebani pemerintah Indonesia dan karena masalah keamanan telah dibahas secara memadai," ujar sumber pemerintah tersebut kepada kantor berita Reuters.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya