Imbas Anjloknya Rupiah Bagi Kinerja Garuda Indonesia

Hendra Kusuma, Jurnalis
Jum'at 25 September 2015 11:13 WIB
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) Arif Wibowo mengatakan, nilai tukar mata uang Rupiah terhadap dolar Amerika yang terus melemah memberikan dampak yang buruk terhadap kebijakan tarif tiket maskapai Garuda Indonesia.

"Yang jelas ongkos naik. Karena dolar AS, hampir 70 persen kita dolar AS," kata Arif di JCC, Jakarta, Jumat (25/9/2015).

Sebagai upaya antisipasi, kata Arif, Garuda Indonesia akan terus meningkatkan jumlah wisatawan domestik. Sebab, tren pertumbuhan wisatawan domestik telah mengalami pertumbuhan sebesar 12,4 persen. Sedangkan wisatawan internasional tumbuh 11,3 persen di semester pertama 2015.

"Tetapi memang kita rasakan itu tetap tumbuh di trafiknya di rata-rata harganya sedikit menurun," tambahnya.

Kendati demikian, Arif memastikan pertumbuhan pendapatan sampai akhir tahun diprediksi akan tumbuh sekitar 5,6 persen. "Tetap tumbuh tapi masih di bawah pertumbuhan trafik," pungkasnya.

(Fakhri Rezy)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya