Untuk menurunkan ketimpangan tersebut, menurutnya perlu pertumbuhan yang adil atau merata. Ada beberapa negara, lanjutnya, yang ketimpangannya tinggi namun pertumbuhannya cukup baik.
"Negara masalah apabila ketidakadilan muncul, kadang-kadang ada bangsa rontok karena enggak adil," sebutnya.
Kendati ketimpangan cukup tinggi di Indonesia, dia bersyukur gini rasio tidak setinggi negara-negara Timur Tengah. Untuk itu, dia berharap Indonesia mampu kembali ke pertumbuhan yang maju namun juga merata.
"Bagaimana memaju bangsa ini, maju sekaligus adil, tumbuh sekaligus merata, lembaga-lembaga keuangan dan perbankan dan lembaga keuangan lainnya untuk capai hal tersebut," cetusnya.
(Fakhri Rezy)