Demo Taksi, Gubernur BI Batal Buka Indonesia Investment Forum

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis
Selasa 22 Maret 2016 10:37 WIB
Gubernur BI Agus Masrtowardojo (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA – Setelah dinanti-nanti, akhirnya Gubernur Bank Indonesia Agus Marto batal untuk memberikan keynote speechnya pada acara pembukaan Indonesia Investment Forum. Hal ini lantaran dirinya terjebak macet di tengah-tengah demo sopir taksi.

"Seharusnya jam 09.10 sesi pak Agus untuk memberikan speechnya tapi beliau berhalangan hadir karena nggak bisa ke area sini (kawasan Bundaran HI), jadi jadwalnya akan diatur ulang kemungkinan sore tapi tetap ke agenda ini (agenda tetap berlangsung)," kata Chief Executive Officer, Asia, Euromoney Institutional Investor Tony Shale, Selasa (22/3/2016).

Seperti diketahui, hari ini sopir taksi berunjuk rasa di sejumlah tempat. Seperti di DPR RI, DPRD DKI, Balai Kota DKI, dan Istana Negara. Ratusan sopir taksi bersama kendaraannya sudah bergerak menuju DPR RI di Senayan. Bahkan, mereka menutup Jalan Gatot Soebroto serta kawasan Semanggi.

Akibat unjuk rasa ini, Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo kesulitan menuju kawasan Bundaran HI. Agus Marto dijadwalkan menjadi keynote speaker pada acara Indonesia Investmen Forum di Hotel Mandarin Oriental, MH Thamrin.

Namun, demo tersebut menghambat perjalanannya ke acara sehingga jadwal pidato Agus Marto ditunda.

Hingga berita ini diturunkan, panitia acara mengatakan Agus Marto masih dijadwalkan hadir dan berusaha menuju lokasi acara.

Sekadar informasi, Indonesia Investment Forum merupakan sebuah pertemuan yang akan membahas berbagai peluang investasi di Indonesia sekaligus menjembatani dialog antara pemerintah dan perusahaan-perusahaan Indonesia dengan investor global. Agenda ini juga nantinya akan membahas mengenai outlook perekonomian di Indonesia bersama para pejabat penting, ekonom dan pengusaha.(rai)

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya