GORONTALO - Ikan Tuna sirip kuning (yellow fin tuna) dari Gorontalo dipasarkan hingga ke Jepang dan beberapa negara di Eropa, selain untuk pasaran dalam negeri.
Rinto Halada, seorang pengepul ikan tuna di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kota Gorontalo, mengatakan untuk ikan tuna dengan "grade" A, diekspor ke Jepang dan Eropa.
"Untuk grade B, C dan lokal dijual ke Bitung, Provinsi Sulawesi Utara, Bali dan Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan," ucap Rinto, Jumat.
Menurutnya, harga untuk tuna dengan grade A, dijual seharga Rp65ribu/kilogram, sedangkan untuk kualitas lokal dijual dengan harga bervariasi dari Rp40ribu hingga Rp45ribu/kilogram.
"Biasanya hingga 3 ton ikan tuna sirip kuning yang masuk dari nelayan ke tempat saya, namum akhir-akhir ini agak berkurang karena faktor cuaca," kata Rinto.
Rinto juga mengklaim bahwa untuk daerah Indonesia, kualitas ikan tuna sangatlah baik seperti ikan tuna hasil tangkapan dari daerah Papua.
"Kualitas daging yang baik, membuat tuna Gorontalo dilirik hingga ke luar negeri, kualitas daging tuna dilihat dari warna, kandungan minyak dan kesegarannya saat dijual," lanjut Rinto.
Sementara itu, Ramli Asira, seorang nelayan tuna yang merupakan salah satu pemasok tuna di TPI Kota Gorontalo, mengatakan kualitas ikan tuna tangkapan nelayan Gorontalo memiliki kualitas yang bagus, dengan hasil memancing ikan di laut dalam.
"Perairan Indonesia sangatlah kaya, salah satunya ikan tuna yang menjadi mata pencaharian saya saat ini dengan menjadi kapten dikapal penangkap tuna," tutupnya.
(Fakhri Rezy)