General Electric Catat Kerugian di Kuartal I

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Jum'at 22 April 2016 22:06 WIB
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
Share :

NEW YORK - General Electric Co (GE.N) mencatat laba kuartal pertama lebih tinggi dari yang diperkirakan. Namun, jika dilihat dari pendapatan menurun, sehingga menimbulkan pertanyaan tentang target sepanjang 2016

Konglomerat industri mengatakan pendapatan organik yang tidak termasuk valuta asing dan operasi yang dihentikan, turun 1 persen pada kuartal pertama, tetapi hal ini menegaskan bahwa pertumbuhannya tetap dilevel 2 hingga 4 persen pada 2016.

Beberapa analis mengatakan, target pertumbuhan tersebut sulit untuk dicapai karena permintaan yang menurun dari peralatan minyak dan gas dan karena lemahnya ekonomi industri.

"Lingkungan minyak dan gas adalah menantang," kata Chief Executive Officer Jeff Immelt dalam sebuah pernyataan seperti dikutip Reuters, Jakarta, Jumat (22/4/2016).

Tapi GE mampu mengimbangi ini dengan kinerja yang lebih baik di portofolio.

Tercatat, saham perusahaan turun 0,9 persen di level USD30,70 dalam perdagangan sebelum pasar dibuka.

GE mengatakan pengiriman peralatan pembangkit listrik yang rendah pada kuartal pertama, tetapi mengharapkan pickup di semester tahun ini. Akibatnya, pendapatan organik harus naik 5 persen pada semester II. Hal ini akan membantu perusahaan mencapai target. Demikian eksekutif mengatakan pada panggilan konferensi.

GE mengatakan pendapatan per saham, tidak termasuk produk, naik 5 persen menjadi 21 sen dari tahun sebelumnya. Sementara, Analis mengharapkan, rata-rata 19 sen. Biaya devisa menurun 2 sen per saham.

GE melaporkan kerugian bersih USD98 juta atau 1 sen per saham, terutama karena biaya non-kas dari penjualan bisnis keuangan, bagian dari divestasi yang sedang berlangsung dari unit GE Capital.

Kendati demikian, GE mengharapkan keuntungan setahun penuh mencapai USD1,45 hingga USD1,55 per saham, tidak termasuk produk

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya