JAKARTA - Uang yang kita pegang terdri dari dua macam, yaitu uang kertas dan uang receh. Uang kertas basanya berguna untuk transaksi sehari-hari dengan segala nominal, dari sekedar beli jajanan murah meriah sampai membeli barang elektronik sekalipun (jika mau bayar cash). Sebaliknya, uang receh sering dianggap sebagai ‘pembuat susah’ karena membuat dompet menjadi berat.
Memang uang receh sepintas bernilai kecil sehingga sering diabaikan. Jika sampai tercecer dan hilang sekalipun, kita sering tidak merasa masalah dengan hal tersebut. Padahal, uang receh dapat membantu pengelolaan keuangan sehari-hari sekaligus membantu arus kas kita kalau kita tahu cara memanfaatkannya. Simak lima manfaat tersebut:
1. Tukar menjadi uang kertas dengan pengusaha kecil
Pengusaha kecil seperti pemilik warteg, koperasi, atau minimarket membutuhkan koin receh untuk kembalian. Kalau mereka sering ‘membulatkan’ harga dan tidak memberikan kembalian kepada pelanggan, bisa-bisa mereka akan ditinggalkan karena dianggap ‘pelit’ oleh para pelanggan.
Baca juga: 4 Tips Mudah Agar Tidak Gampang Termakan Iklan Cicilan Kartu Kredit
2. Belajar rapih dengan memilah uang receh
Saat mulai menerima banyak uang receh kembalian, luangkan waktu sedikit untuk memilah-milah receh tersebut. Hal ini mempermudah kamu untuk menghitung jumlah uang receh yang telah kamu kumpulkan. Selain itu, hal ini juga membantu kamu untuk melakukan empat cara bijak lainnya.
Baca juga: 7 Uang Kertas dengan Nominal Terbesar di Dunia
3. Sisihkan untuk donasi
Ada banyak orang yang membutuhkan uang sekecil apapun di sekitar kita. Kamu bisa menggunakan koin-koin receh tersebut untuk membantu mereka yang membutuhkan uang tersebut. Sayang bukan dariapada koin receh tersebut hilang, lebih baik disisihkan bagi yang kurang mampu dan lebih membutuhkan.
4. Gunakan untuk media belajar bagi anak kecil
Salah satu hal bijak yang bisa kamu lakukan dengan receh adalah menjadikannya media untuk mengajari anak-anak menabung. Kalau kamu punya anak, adik, atau keponakan yang masih kecil, ajari dia menabung dengan koin receh untuk disimpan di celengan. Prinsip menabung lebih baik diajarkan sejak dini kepada anak-anak karena pastinya akan membantu si anak di kemudian hari. Kamu juga bisa gunakan uang receh sebagai hadiah jika anak tersebut membantu kamu, misalnya meakukan pekerjaan rumah ringan.
5. Membantu menambah tabungan
Pernah dengan peribahasa “sedikit-sedikit lama lama jadi bukit”? Nah, peribahasa tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk uang receh. Sekarang coba bayangkan kasus berikut ini. Misalkan kamu menerima koin receh kembalian setiap hari sebesar Rp 1.000. Dalam 1 bulan atau 30 hari, kamu akan mengumpulkan Rp 30 ribu. Berapa jumlahnya dalam 1 tahun? Ya, jumlahnya akan menggunung menjadi Rp 365 ribu. Jumlah yang lumayan, bukan?
Meskipun jelas tidak sebesar tambahan dari menabung dengan cara menyisihkan gaji, uang receh tetap berguna untuk mempercepat pengisian tabungan kamu. Kalau kamu sedang menabung untuk membeli mobil impian atau memulai usaha, berhemat dalam pengeluaran sehari-hari dan mengumpulkan receh merupakan salah satu cara cerdas untuk mempercepat pengumpulan tabungan tersebut.
Alternatif lain, kamu bisa coba memanfaatkan fasilitas pinjaman tanpa agunan (KTA). Pastikan agar kamu meminjam produk KTA yang tepat sesuai kebutuhan kamu agar tidak terbebani dengan pelunasan cicilan bulanannya. Gunakan situs perbandingan produk keuangan populer seperti HaloMoney.co.id untuk mempermudah kamu melakukannya.
Artikel ini pertama kalinya dipublikasikan oleh: