JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) hari ini merilis data ekspor dan impor sepanjang Juni 2016 atau pada bulan Ramadan lalu. Berdasarkan data BPS, neraca perdagangan pada periode Juni mengalami surplus sebesar USD 900,2 Juta.
Kepala BPS Suryamin menuturkan, nilai ekspor sepanjang Juni 2016 mencapai USD12,92 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 12,18 persen dibandingkan dengan nilai ekspor pada bulan Mei 2016 (month to month/mtm). Sedangkan, secara year on year (yoy) nilai ekspor turun sebesar 4,42 persen.
Suryamin melanjutkan, ekspor migas naik 23,92 persen secara month to month dari USD0,96 miliar menjadi USD 1,19 miliar. Sedangkan ekspor nonmigas tercatat mengalami kenaikan 11,12 persen dari USD 10,56 miliar menjadi USD11,73 miliar.
[Baca juga: Hari Ini BPS Umumkan Rapor Nilai Ekspor Impor Saat Ramadan]
"(Untuk kenaikan ekspor nonmigas tertinggi adalah) pakaian jadi bukan rajutan sebesar 45,91 persen. Ini ekspor kita tertinggi ke Amerika Serikat," jelas Suryamin dalam konferensi pers di kantor Pusat BPS, Jakarta, Jumat (15/7/2016).