Namun Anton mengaku masih belum bisa menerangkan lebih lanjut terkait hal tersebut. Sebab perseroan masih melakukan berbagai pertimbangan.
"Sedang kami pelajari. Kami terus melihat peluang-peluang dan apabila memungkinkan cukup menarik, kami akan masuk tapi tetap di sektor infrastruktur karena fokus kami di proyek infrastruktur," imbuhnya.
Sementara untuk pembangunan tower, Anton mengaku akan lebih fokus untuk menggarap proyek-proyek Protelindo. Sebab saat ini kebanyak perusahan telekomunikasi menggunakan tower dari Protelindo.
"Klien-klien kami adalah tower provider sekarang kebanyakan perusahaan telekomunikasi, sudah tidak memiliki tower mereka membangun tower melalui tower provider seperti Protelindo. Jadi lebih ke tower provider," pungkasnya.
(Dani Jumadil Akhir)