JAKARTA - Fenomena Pokemon Go sedikit demi sedikit mulai berubah menjadi sentimen positif bagi pergerakan saham di sektor makanan cepat saji. Namun kondisi tersebut baru terasa di berbagai daerah seperti di Amerika Serikat.
Permainan berbasis Augmented Reality ini menggunakan Google Map, sebagai medan permainan. Banyak Pokestop dan Pokegym yang disebar di beberapa lokasi dekat dengan restoran cepat saji, cafe atau bahkan minimarket yang menyediakan tempat nongkrong.
Analis Investa Saran Mandiri, Kiswoyo Adi Joe, mengatakan sentimen positif dari Pokemon Go belum terasa di Indonesia. Sebab kehadiran permainan ini belum resmi di Indonesia.
"Sampai sekarang saya lihat belum kelihatan pengaruhnya," ujarnya saat dihubungi Okezone.
Kiswoyo mengatakan, pengaruh Pokemon Go baru akan terasa setelah resmi hadir di Indonesia. Dia memprediksi, sentimen positif dari Pokemon Go terhadap pasar modal baru akan terasa enam bulan setelah resmi hadir.
"Saya rasa harus menunggu dua kuartal setelah resmi. Ini kan belum resmi," tandasnya.
Sekadar informasi, Pokemon Go berhasil manggaet 65 juta pengguna di Amerika Serikat (AS) dalam tujuh hari sejak resmi diluncurkan. Jumlah ini lebih besar ketimbang yang diraih Twitter.
Pokemon Go pun berhasil membantu pemasaran dari sejumlah restoran lokal, coffe shop hingga ritel kecil yang berada di AS untuk singgah di tempatnya. Demikian dilansir dari Reuters.
(Martin Bagya Kertiyasa)