“Kecuali Koperasi Batur Jaya, masih bisa hidup karena orderan blok rem kereta. Koperasi kami ada 260 anggota yang menaungi 3.600 perajin cor logam,” kata dia.
Sebelumnya, Menperin Airlangga Hartarto mendorong perajin cor logam dapat menciptakan produk baru selain blok rem saat berkunjung ke Koperasi Batur Jaya, Rabu 10 Agustus 2016. Airlangga mengemukakan, peluang IKM cor logam di pasar otomotif cukup besar.
Pasalnya, pertumbuhan pasar otomotif diperkirakan mencapai satu juta unit mobil per tahun. Kondisi tersebut tentu menjadi angin segar bagi IKM cor logam agar dapat terus bertahan dan menghidupi ribuan orang yang menggantungkan pendapatan mereka dari cor logam.
“Bisa enggak salah satu dari ribuan komponen otomotif dibuat di Ceper. Misal bikin komponen brake fluid. Kalau itu bisa dibikin, otomotif kan produknya satu juta. Bayangkan kalau bisa bikin 200.000 saja,” kata Airlangga.
(Dani Jumadil Akhir)