JAKARTA - Isu harga rokok naik kian kencang berhembus. Bahkan, beberapa hari terakhir, broadcast dan meme seputar wacana harga rokok naik ini kian merebak.
Hal ini pun mempengaruhi saham emiten berbasis rokok, termasuk PT HM Sampoerna Tbk (HMSP). Walaupun saham ini sempat mengalami kenaikan, tapi saham ini terhitung tertekan sejak isu harga rokok naik.
Pantauan Okezone, pada penutupan kemarin, Selasa 23 Agustus 2016, saham HMSP naik Rp30 atau 0,75 persen menjadi Rp4.050 per saham.
Berikut pergerakan saham ini sejak isu harga rokok naik berhembus.
- 16 Agustus: Rp3.890
- 18 Agustus: Rp4.070
- 19 Agustus: Rp4.040
- 22 Agustus: Rp4.020
- 23 Agustus: Rp4.050
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), berikut ini adalah fakta di balik saham HMSP:
- Saham HMSP merupakan saham dengan kapitalisasi pasar (market capitalization) terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI), yakni sebesar Rp471 triliun, atau 8,1 persen dari total kapitalisasi pasar di bursa.
- Pada Agustus 2016, HMSP merupakan saham utama yang menjadi penggerak indeks saham (movers).
- Secara tahunan (2016), HMSP masuk daftar 10 besar saham penggerak indeks, yakni di peringkat enam.
(Fakhri Rezy)