Kerajinan yang berasal dari Australia ini, berhasil dikembangkan Andi Rifiyansah, warga Margerasi Permai-Sidoarjo sekitar tahun 2004 lalu hingga menjadi salah satu icon hasil kerajinan Sidoarjo.
Apalagi dibuat dengan ketelitian dan daya imajinasi yang tinggi, sang perajin mampu menciptakan kaca pyrex menjadi berbagai bentuk kerajinan yang unik dan artistik. Ditinjau dari proses pembuatannya, kerajinan tangan berbahan baku kaca pyrex ini murni 100 persen tanpa menggunakan cetakan, sehingga memiliki nilai seni yang tinggi.
Dengan bantuan panas api yang membara, mampu mengubah kaca pyrex batangan menjadi sejumlah kerajinan tangan yang indah. mulai dari hiasan kecil berbentuk binatang, hingga miniatur sebuah bangunan atau lambang kota bisa diciptakan melalui kaca pyrex ini.
Bahkan sejumlah trophy atau award yang biasa digunakan sebagai hadiah dalam suatu event perlombangan atau penghargaan, saat ini banyak dibuat dari kaca pyrex. karena selain keindahaan melalui gemerlap cahaya yang muncul dari kaca pyrex, kerajinan kaca pyrex ini juga dikenal lebih kuat dibanding kerajinan kristal atau sejenisnya.
karena dikerjakan dengan tangan perajin yang profesional, kerajinan kaca pyrex ini diproduksi dalam waktu yang cukup singkat. untuk satu produk souvenir kaca pirex dalam bentuk kecil, hanya diperlukan waktu sekitar 5 menit untuk proses pembuatannya. sedangkan untuk produk souvenir kaca pyrex dalam bentuk besar, paling lama menghabiskan waktu sekitar 45 menit.